Aiptu Budianto Berikan Himbauan Larangan Gunakan Jebakan Tikus Pakai Listrik Ke Petani di Desa Jatisari-Geger-Madiun

featured image

Polres Madiun – Kapolres Madiun AKBP Anton Prasetyo melalui Bhabinkamtibmas Polsek Geger, AIPTU Budianto memberikan himbauan larangan menggunakan aliran listrik untuk jebakan tikus kepada petani di areal persawahan Desa Jatisari, kec. Geger, Kab. Madiun. Selasa (01/11/2022) Pagi.


Budianto mengatakan dalam musim tanam seperti saat ini biasanya serangan hama tikus mulai meraja rela sehingga banyak lahan sawah yang sudah ditanami padi mulai diserang tikus. Imbauan larangan pemasangan jebakan tikus dengan aliran listrik untuk mengantisipasi adanya korban nyawa di wilayah hukum Polsek Geger.


”Selain imbauan secara langsung kepada para petani, pada kesempatan kali ini juga memasang bener larangan pasang jebakan tikus dengan menggunakan aliran Listrik. Hal tersebut bertujuan agar para petani bisa melihat, membaca, dan menaati aturan dari pemerintah serta terjalinnya komunikasi antara Polri dan warga masyarakat,” kata Budianto.


Guna untuk antisipasi dalam penanganan tersebut para Bhabinkamtibmas, Babinsa, perangkat desa serta penyuluh pertanian agar tetap selalu melaksanakan patroli bersinergi di persawahan guna menghindari jatuhya korban jiwa akibat aliran listrik.


Sesuai aturan perundang undangan yang berlaku apabila aliran listrik yang digunakan untuk jebakan tikus tersebut sampai mengenai orang dan mengakibatkan korban nyawa maka bagi pemilik sawah atau yang memasang dapat dipidanakan atau dipenjarakan sesuai dengan hukum yang berlaku.


Kapolsek Geger AKP Sukarjianto menghimbau dan terus mengingatkan pemasangan jebakan tikus beraliran listrik karena sudah memakan korban. Bila imbauan tidak mempan, Polri bersama TNI dan Isntansi terkait akan mengambil sikap tegas yakni menertibkan semua jebakan tikus yang ada di area persawahan. (Opr-Ggr)

0 Komentar