Urutan Ketiga Usia Produktif Meninggal Akibat Laka Lantas Setelah Penyakit Jantung dan Ispa

featured image
Surabaya (tribratanews.jatim.polri.go.id) - Dirlantas Polda Jatim, Kombes Muhammad Taslim Chairuddin menegaskan, bahwa generasi muda bangsa kita siapkan untuk mengisi generasi berikutnya. Lanjut terkait lalu lintas tidak bisa hanya dimaknai gerak pindah barang dan jasa. Namun harus kita maknai sebagai urat nadi kehidupan.



Untuk itu, dari muda harus kita didik. Kalau dievaluasi korban kecelakaan lalu lintas (laka lantas), yang meninggal dunia adalah urutan ketiga setelah penyakit jantung dan Ispa.

Tanpa disadari setiap hari terus berkurang, yang lebih berbahaya adalah bahwa hasil evaluasi 17,1 persen bahkan di Jawa Timur bahkan sampai 28,2 persen yang meninggal usia produktif antara  16 -60 tahun.

"Ketika usia produktif terus berkurang maka usia tidak produktif tidak tertanggung. Ini akan sangat berbahaya bagi kehidupan berbangsa dan bernegara," ujarnya usai mengegalar serangkaian HUT ke 67 Lalu Lintas berupa jalan sehat anak didik baik SMP maupun SMA dan masyarakat juga lomba mewarnai anak anak yang berlangsung di Taman Bungkul Surabaya, Minggu (18/9/2022) pagi

Lebih lanjut dikatakan, bahwa tahun 2040 nanti diperkirakan Indonesia akan mengalami Bonus Demografi. Artinya, ketika usia usia produktif jauh melebihi usia tidak produktif maka potensi negara kita maju sangat besar.

Namun demikian, sangat berbahaya jika tidak mampu diantisipasi dengan baik, ketika generasi muda itu tidak siap bersaing dengan kehidupan dunia, tidak siap menghadapi kemajuan pengetahuan dan teknologi, maka yang terjadi justru bencana demokrasi.

"Untuk itu di momen HUT ini kami ingin mendekat di tengah tengah masyarakat khususnya generasi muda memberikan kesadaran kepada mereka, bahwa berlalu lintas yang baik dan benar itu dimulai dari diri sendiri," ujarnya.

Jangan pernah takut,lanjutnya, dengan keberadaan petugas. Tapi khawatirlah dengan aturan yang berlaku. Maka ada atau tidak ada petugas diharapkan bisa tertib berlalulintas.

Sementara di sisi lain, terkaitv rangkaian kegiatan HUT Lantas ke 67 tahun 2022, ini dimulai dari bakti sosial ikut serta polisi lalu lintas hadir di tengah tengah masyarakat memberdayakan kekuatan yang ada di luar bersama sama dengan dunia usaha memberikan bansos bagi masyarakat terdampak kenaikan BBM.

 

"Kami juga melaksanakan HUT show keliling  untuk menanamkan nilai nilai yang kami berikan tema 'Wawasan Kebangsaan dari Perspektif Dalam Berlalu Lintas'. Dan ini berjalan terus kemarin di Sidoarjo dan tanggal 20 akan di Ponpes Tebu Ireng Jombang," pungkasnya.

Selain itu kegiatan hari ini tidak hanya dilakukan jalan sehat namun juga kegiatan mewarnai anak anak. Yang mendekatkan anak anak dengan polisi berlalu lintas agar tidak takut. (mbah)

 

Publisher By : BIDHUMAS POLDA JATIM

0 Komentar